<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>My Blog</title>
	<atom:link href="http://heiyaimasu29.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://heiyaimasu29.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Sep 2009 04:21:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='heiyaimasu29.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>My Blog</title>
		<link>http://heiyaimasu29.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://heiyaimasu29.wordpress.com/osd.xml" title="My Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://heiyaimasu29.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>filsafat</title>
		<link>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/09/24/filsafat/</link>
		<comments>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/09/24/filsafat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2009 04:21:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heiyaimasu29</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heiyaimasu29.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang memiliki filsafat walaupun ia mungkin tidak sadar akan hal tersebut. Kita semua mempunyai ide-ide tentang benda-benda, tentang sejarah, arti kehidupan, mati, Tuhan, benar atau salah, keindahan atau kejelekan dan sebagainya. 1) Filsafat adalah sekumpulan sikap dan kepercayaan terhadap kehidupan dan alam yang biasanya diterima secara tidak kritis. Definisi tersebut menunjukkan arti sebagai informal. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heiyaimasu29.wordpress.com&amp;blog=7917985&amp;post=40&amp;subd=heiyaimasu29&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } -->Setiap orang memiliki filsafat walaupun ia mungkin tidak sadar akan hal tersebut. Kita semua mempunyai ide-ide tentang benda-benda, tentang sejarah, arti kehidupan, mati, Tuhan, benar atau salah, keindahan atau kejelekan dan sebagainya. 1) Filsafat adalah sekumpulan sikap dan kepercayaan terhadap kehidupan dan alam yang biasanya diterima secara tidak kritis. Definisi tersebut menunjukkan arti sebagai informal. 2) Filsafat adalah suatu proses kritik atau pemikiran terhadap kepercayaan yang sikap yang sangat kita junjung tinggi. Ini adalah arti yang formal. 3) Filsafat adalah usaha untuk mendapatkan gambaran keseluruhan. 4) Filsafat adalah sebagai analisa logis dari bahasa serta penjelasan tentang arti kata dan konsep. 5) Filsafat adalah sekumpulan problema-problema yang langsumg yang mendapat perhatian dari manusia dan yang dicarikan jawabannya oleh ahli-ahli filsafat. Dari beberapa definisi tadi bahwasanya semua jawaban yang ada difilsafat tadi hanyalah buah pemikiran dari ahli filsafat saja secara rasio. Banyak orang termenung pada suatu waktu. Kadang-kadang karena ada kejadian yang membingungkan dan kadang-kadang hanya karena ingin tahu, dan berfikir sungguh-sungguh tentang soal-soal yang pokok. Apakah kehidupan itu, dan mengapa aku berada disini? Mengapa ada sesuatu? Apakah kedudukan kehidupan dalam alam yang besar ini ? Apakah alam itu bersahabat atau bermusuhan ? apakah yang terjadi itu telah terjadi secara kebetulan ? atau karena mekanisme, atau karena ada rencana, ataukah ada maksud dan fikiran didalam benda . Semua soal tadi adalah falsafi, usaha untuk mendapatkan jawaban atau pemecahan terhadapnya telah menimbulkan teori-teori dan sistem pemikiran seperti idealisme, realisme, pragmatisme. Oleh karena itu filsafat dimulai oleh rasa heran, bertanya dan memikir tentang asumsi-asumsi kita yang fundamental (mendasar), maka kita perlukan untuk meneliti bagaimana filsafat itu menjawabnya. B. Pengertian Filsafat pendidikan Islam Secara harfiah, kata filsafat berasal dari kata Philo yang berarti cinta, dan kata Sophos yang berarti ilmu atau hikmah. Dengan demikian, filsafat berarti cinta cinta terhadap ilmu atau hikmah. Terhadap pengertian seperti ini al-Syaibani mengatakan bahwa filsafat bukanlah hikmah itu sendiri, melainkan cinta terhadap hikmah dan berusaha mendapatkannya, memusatkan perhatian padanya dan menciptakan sikap positif terhadapnya. Selanjutnya ia menambahkan bahwa filsafat dapat pula berarti mencari hakikat sesuatu, berusaha menautkan sebab dan akibat, dan berusaha menafsirkan pengalaman-pengalaman manusia. Selain itu terdapat pula teori lain yang mengatakan bahwa filsafat berasal dari kata Arab falsafah, yang berasal dari bahasa Yunani, Philosophia: philos berarti cinta, suka (loving), dan sophia yang berarti pengetahuan, hikmah (wisdom). Jadi, Philosophia berarti cinta kepada kebijaksanaan atau cinta kepada kebenaran atau lazimnya disebut Pholosopher yang dalam bahasa Arab disebut failasuf. Sementara itu, A. Hanafi, M.A. mengatakan bahwa pengertian filsafat telah mengalami perubahan-perubahan sepanjang masanya. Pitagoras (481-411 SM), yang dikenal sebagai orang yang pertama yang menggunakan perkataan tersebut. Dari beberapa kutipan di atas dapat diketahui bahwa pengertian fisafat dar segi kebahsan atau semantik adalah cinta terhadap pengetahuan atau kebijaksanaan. Dengan demikian filsafat adalah suatu kegiatan atau aktivitas yang menempatkan pengetahuan atau kebikasanaan sebagai sasaran utamanya. Filsafat juga memilki pengertian dari segi istilah atau kesepakatan yang lazim digunakan oleh para ahli, atau pengertian dari segi praktis. Selanjutnya bagaimanakah pandangan para ahli mengenai pendidikan dalam arti yang lazim digunakan dalam praktek pendidikan.Dalam hubungan ini dijumpai berbagai rumusan yang berbeda-beda. Ahmad D. Marimba, misalnya mengatakan bahwa pendidikan adalah bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh si pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani si – terdidik menuju terbentuknya kepribadian yang utama. Berdasarkan rumusannya ini, Marimba menyebutkan ada lima unsur utama dalam pendidikan, yaitu 1) Usaha (kegiatan) yang bersifat bimbingan, pimpinan atau pertolongan yang dilakukan secara sadar. 2) Ada pendidik, pembimbing atau penolong. 3) Ada yang di didik atau si terdidik. 4) Adanya dasar dan tujuan dalam bimbingan tersebut, dan. 5) Dalam usaha tentu ada alat-alat yang dipergunakan. Sebagai suatu agama, Islam memiliki ajaran yang diakui lebih sempurna dan kompherhensif dibandingkan dengan agama-agama lainnya yang pernah diturunkan Tuhan sebelumnya. Sebagai agama yang paling sempurna ia dipersiapkan untuk menjadi pedoman hidup sepanjang zaman atau hingga hari akhir. Islam tidak hanya mengatur cara mendapatkan kebahagiaan hidup di akhirat, ibadah dan penyerahan diri kepada Allah saja, melainkan juga mengatur cara mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia termasuk di dalamnya mengatur masalah pendidikan. Sumber untuk mengatur masalah pendidikan. Sumber untuk mengatur kehidupan dunia dan akhirat tersebut adalah al Qur’an dan al Sunnah. Sebagai sumber ajaran, al Qur’an sebagaimana telah dibuktikan oleh para peneliti ternyata menaruh perhatian yang besar terhadap masalah pendidikan dan pengajaran. Demikian pula dengan al Hadist, sebagai sumber ajaran Islam, di akui memberikan perhatian yang amat besar terhadap masalah pendidikan. Nabi Muhammad SAW, telah mencanangkan program pendidikan seumur hidup ( long life education ). Dari uraian diatas, terlihat bahwa Islam sebagai agama yang ajaran-ajarannya bersumber pada al- Qur’an dan al Hadist sejak awal telah menancapkan revolusi di bidang pendidikan dan pengajaran. Langkah yang ditempuh al Qur’an ini ternyata amat strategis dalam upaya mengangkat martabat kehidupan manusia. Kini di akui dengan jelas bahwa pendidikan merupakan jembatan yang menyeberangkan orang dari keterbelakangan menuju kemajuan, dan dari kehinaan menuju kemuliaan, serta dari ketertindasan menjadi merdeka, dan seterusnya. Dasar pelaksanaan Pendidikan Islam terutama adalah al Qur’an dan al Hadist Firman Allah : “ Dan demikian kami wahyukan kepadamu wahyu (al Qur’an) dengan perintah kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah iman itu, tetapi kami menjadikan al Qur’an itu cahaya yang kami kehendaki diantara hamba-hamba kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benarbenar memberi petunjuk kepada jalan yang benar ( QS. Asy-Syura : 52 )” Dan Hadis dari Nabi SAW : “ Sesungguhnya orang mu’min yang paling dicintai oleh Allah ialah orang yang senantiasa tegak taat kepada-Nya dan memberikan nasihat kepada hamba-Nya, sempurna akal pikirannya, serta mengamalkan ajaran-Nya selama hayatnya, maka beruntung dan memperoleh kemenangan ia” (al Ghazali, Ihya Ulumuddin hal. 90)” Dari ayat dan hadis di atas tadi dapat diambil kesimpulan : 1. Bahwa al Qur’an diturunkan kepada umat manusia untuk memberi petunjuk kearah jalan hidup yang lurus dalam arti memberi bimbingan dan petunjuk kearah jalan yang diridloi Allah SWT. 2. Menurut Hadist Nabi, bahwa diantara sifat orang mukmin ialah saling menasihati untuk mengamalkan ajaran Allah, yang dapat diformulasikan sebagai usaha atau dalam bentuk pendidikan Islam. 3. Al Qur’an dan Hadist tersebut menerangkan bahwa nabi adalah benar-benar pemberi petunjuk kepada jalan yang lurus, sehingga beliau memerintahkan kepada umatnya agar saling memberi petunjuk, memberikan bimbingan, penyuluhan, dan pendidikan Islam. Bagi umat Islam maka dasar agama Islam merupakan fondasi utama keharusan berlangsungnya pendidikan. Karena ajaran Islam bersifat universal yang kandungannya sudah tercakup seluruh aspek kehidupan ini. Pendidikan dalam arti umum mencakup segala usaha dan perbuatan dari generasi tua untuk mengalihkan pengalamannya, pengetahuannya, kecakapannya, serta keterampilannya kepada generasi muda untuk memungkinkannya melakukan fungsi hidupnya dalam pergaulan bersama, dengan sebaik-baiknya. Corak pendidikan itu erat hubungannya dengan corak penghidupan, karenanya jika corak penghidupan itu berubah, berubah pulalah corak pendidikannya, agar si anak siap untuk memasuki lapangan penghidupan itu. Pendidikan itu memang suatu usaha yang sangat sulit dan rumit, dan memakan waktu yang cukup banyak dan lama, terutama sekali dimasa modern dewasa ini. Pendidikan menghendaki berbagai macam teori dan pemikiran dari para ahli pendidik dan juga ahli dari filsafat, guna melancarkan jalan dan memudahkan cara-cara bagi para guru dan pendidik dalam menyampaikan ilmu pengetahuan dan pengajaran kepada para peserta didik. Kalau teori pendidikan hanyalah semata-mata teknologi, dia harus meneliti asumsi-asumsi utama tentang sifat manusia dan masyarakat yang menjadi landasan praktek pendidikan yang melaksanakan studi seperti itu sampai batas tersebut bersifat dan mengandung unsur filsafat. Memang ada resiko yang mungkin timbul dari setiap dua tendensi itu, teknologi mungkin terjerumus, tanpa dipikirkan buat memperoleh beberapa hasil konkrit yang telah dipertimbangkan sebelumnya didalam sistem pendidikan, hanya untuk membuktikan bahwa mereka dapat menyempurnakan suatu hasil dengan sukses, yang ada pada hakikatnya belum dipertimbangkan dengan hati-hati sebelumnya. Sedangkan para ahli filsafat pendidikan, sebaiknya mungkin tersesat dalam abstraksi yang tinggi yang penuh dengan debat tiada berkeputusan,akan tetapi tanpa adanya gagasan jelas buat menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang ideal. Tidak ada satupun dari permasalahan kita mendesak dapat dipecahkan dengan cepat atau dengan mengulang-ulang dengan gigih kata-kata yang hampa. Tidak dapat dihindari, bahwa orang-orang yang memperdapatkan masalah ini, apabila mereka terus berpikir,yang lebih baik daripada mengadakan reaksi, mereka tentu akan menyadari bahwa mereka itu telah membicarakan masalah yang sangat mendasar. Sebagai ajaran (doktrin) Islam mengandung sistem nilai diatas mana proses pendidikan Islam berlangsung dan dikembangkan secara konsisten menuju tujuannya. Sejalan dengan pemikiran ilmiah dan filosofis dari pemikir-pemikir sesepuh muslim, maka sistem nilai-nilai itu kemudian dijadikan dasar bangunan (struktur) pendidikan islam yang memiliki daya lentur normatif menurut kebutuhan dan kemajuan. Pendidikan Islam mengidentifikasi sasarannya yang digali dari sumber ajarannya yaitu Al Quran dan Hadist, meliputi empat pengembangan fungsi manusia : &lt;!–[if !supportLists]–&gt;1) &lt;!–[endif]–&gt;Menyadarkan secara individual pada posisi dan fungsinya ditengah-tengah makhluk lain serta tanggung jawab dalam kehidupannya. &lt;!–[if !supportLists]–&gt;2) &lt;!–[endif]–&gt;Menyadarkan fungsi manusia dalam hubungannya dengan masyarakat, serta tanggung jawabnya terhadap ketertiban masyarakatnya. &lt;!–[if !supportLists]–&gt;3) &lt;!–[endif]–&gt;Menyadarkan manusia terhadap pencipta alam dan mendorongnya untuk beribadah kepada Nya Menyadarkan manusia tentang kedudukannya terhadap makhluk lain dan membawanya agar memahami hikmah tuhan menciptakan makhluk lain, serta memberikan kemungkinan kepada manusia untuk mengambil manfaatnya Setelah mengikuti uraian diatas kiranya dapat diketahui bahwa Filsafat Pendidikan Islam itu merupakan suatu kajian secara filosofis mengenai masalah yang terdapat dalam kegiatan pendidikan yang didasarkan pada al Qur’an dan al Hadist sebagai sumber primer, dan pendapat para ahli, khususnya para filosof Muslim, sebagai sumber sekunder. Dengan demikian, filsafat pendidikan Islam secara singkat dapat dikatakan adalah filsafat pendidikan yang berdasarkan ajaran Islam atau filsafat pendidikan yang dijiwai oleh ajaran Islam, jadi ia bukan filsafat yang bercorak liberal, bebas, tanpa batas etika sebagaimana dijumpai dalam pemikiran filsafat pada umumnya. C. Ruang Lingkup Filsafat Pendidikan Islam Penjelasan mengenai ruang lingkup ini mengandung indikasi bahwa filsafat pendidikan Islam telah diakui sebagai sebuah disiplin ilmu. Hal ini dapat dilihat dari adanya beberapa sumber bacaan, khususnya buku yang menginformasikan hasil penelitian tentang filsafat pendidikan Islam. Sebagai sebuah disiplin ilmu, mau tidak mau filsafat pendidikan Islam harus menunjukkan dengan jelas mengenai bidang kajiannya atau cakupan pembahasannya. Muzayyin Arifin menyatakan bahwa mempelajari filsafat pendidikan Islam berarti memasuki arena pemikiran yang mendasar, sistematik. Logis, dan menyeluruh (universal) tentang pendidikan, ysng tidak hanya dilatarbelakangi oleh pengetahuan agama Islam saja, melainkan menuntut kita untuk mempelajari ilmu-ilmu lain yang relevan. Pendapat ini memberi petunjuk bahwa ruang lingkup filsafat Pendidikan Islam adalah masalah-masalah yang terdapat dalam kegiatan pendidikan, seperti masalah tujuan pendidikan, masalah guru, kurikulum, metode, dan lingkungan. D. Kegunaan Filsafat Pendidikan Islam Prof. Mohammad Athiyah abrosyi dalam kajiannya tentang pendidikan Islam telah menyimpulkan 5 tujuan yang asasi bagi pendidikan Islam yang diuraikan dalam “ At Tarbiyah Al Islamiyah Wa Falsafatuha “ yaitu : 1. Untuk membantu pembentukan akhlak yang mulia. Islam menetapkan bahwa pendidikan akhlak adalah jiwa pendidikan Islam. 2. Persiapan untuk kehidupan dunia dan kehidupan akhirat. Pendidikan Islam tidak hanya menaruh perhatian pada segi keagamaan saja dan tidak hanya dari segi keduniaan saja, tetapi dia menaruh perhatian kepada keduanya sekaligus. 3. Menumbuhkan ruh ilmiah pada pelajaran dan memuaskan untuk mengetahui dan memungkinkan ia mengkaji ilmu bukan sekedar sebagai ilmu. Dan juga agar menumbuhkan minat pada sains, sastra, kesenian, dalam berbagai jenisnya. 4. Menyiapkan pelajar dari segi profesional, teknis, dan perusahaan supaya ia dapat mengusai profesi tertentu, teknis tertentu dan perusahaan tertentu, supaya dapat ia mencari rezeki dalam hidup dengan mulia di samping memelihara dari segi kerohanian dan keagamaan. 5. Persiapan untuk mencari rezeki dan pemeliharaan segi-segi kemanfaatan. Pendidikan Islam tidaklah semuanya bersifat agama atau akhlak, atau sprituil semata-mata, tetapi menaruh perhatian pada segi-segi kemanfaatan pada tujuan-tujuan, kurikulum, dan aktivitasnya. Tidak lah tercapai kesempurnaan manusia tanpa memadukan antara agama dan ilmu pengetahuan. E. Metode Pengembangan Filsafat Pendidikan Islam Sebagai suatu metode, pengembangan filsafat pendidikan Islam biasanya memerlukan empat hal sebagai berikut : Pertama, bahan-bahan yang akan digunakan dalam pengembangan filsafat pendidikan. Dalam hal ini dapat berupa bahan tertulis, yaitu al Qur’an dan al Hadist yang disertai pendapat para ulama serta para filosof dan lainnya ; dan bahan yang akan di ambil dari pengalaman empirik dalam praktek kependidikan. Kedua, metode pencarian bahan. Untuk mencari bahan-bahan yang bersifat tertulis dapat dilakukan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan yang masing-masing prosedurnya telah diatur sedemikian rupa. Namun demikian, khusus dalam menggunakan al Qur’an dan al Hadist dapat digunakan jasa Ensiklopedi al Qur’an semacam Mu’jam al Mufahras li Alfazh al Qur’an al Karim karangan Muhammad Fuad Abd Baqi dan Mu’jam al muhfars li Alfazh al Hadist karangan Weinsink. Ketiga, metode pembahasan. Untuk ini Muzayyin Arifin mengajukan alternatif metode analsis-sintesis, yaitu metode yang berdasarkan pendekatan rasional dan logis terhadap sasaran pemikiran secara induktif, dedukatif, dan analisa ilmiah. Keempat, pendekatan. Dalam hubungannya dengan pembahasan tersebut di atas harus pula dijelaskan pendekatan yang akan digunakan untuk membahas tersebut. Pendekatan ini biasanya diperlukan dalam analisa, dan berhubungan dengan teori-teori keilmuan tertentu yang akan dipilih untuk menjelaskan fenomena tertentu pula. Dalam hubungan ini pendekatan lebih merupakan pisau yang akan digunakan dalam analisa. Ia semacam paradigma (cara pandang) yang akan digunakan untuk menjelaskan suatu fenomena. F. Penutup. Islam dengan sumber ajarannya al Qur’an dan al Hadist yang diperkaya oleh penafsiran para ulama ternyata telah menunjukkan dengan jelas dan tinggi terhadap berbagai masalah yang terdapat dalam bidang pendidikan. Karenanya tidak heran ntuk kita katakan bahwa secara epistimologis Islam memilki konsep yang khas tentang pendidikan, yakni pendidikan Islam. Demikian pula pemikiran filsafat Islam yang diwariskan para filosof Muslim sangat kaya dengan bahan-bahan yang dijadikan rujukan guna membangun filsafat pendidikan Islam. Konsep ini segera akan memberikan warna tersendiri terhadap dunia pendidikan jika diterapkan secara konsisten. Namun demikian adanya pandangan tersebut bukan berarti Islam bersikap ekslusif. Rumusan, ide dan gagasan mengenai kependidikan yang dari luar dapat saja diterima oleh Islam apabila mengandung persamaan dalam hal prinsip, atau paling kurang tidak bertentangan. Tugas kita selanjutnya adalah melanjutkan penggalian secara intensif terhadap apa yang telah dilakukan oleh para ahli, karena apa yang dirumuskan para ahli tidak lebih sebagai bahan perbangdingan, zaman sekarang berbeda dengan zaman mereka dahulu. Karena itu upaya penggalian masalah kependidikan ini tidak boleh terhenti, jika kita sepakat bahwa pendidikan Islam ingin eksis ditengah-tengah percaturan global. DAFTAR PUSTAKA Ahmad Hanafi, M.A., Pengantar Filsafat Islam, Cet. IV, Bulan Bintang, Jakarta, 1990. Prasetya, Drs., Filsafat Pendidikan, Cet. II, Pustaka Setia, Bandung, 2000 Titus, Smith, Nolan., Persoalan-persoalan Filsafat, Cet. I, Bulan Bintang, Jakarta, 1984. Ali Saifullah H.A., Drs., Antara Filsafat dan Pendidikan, Usaha Nasional, Surabaya, 1983. Zuhairini. Dra, dkk., Filsafat Pendidikan Islam, Cet.II, Bumi Aksara, Jakarta, 1995. Abuddin Nata, M.A., Filsafat Pendidikan Islam, Cet. I, Logos Wacana Ilmu, Jakarta, 1997</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heiyaimasu29.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heiyaimasu29.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heiyaimasu29.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heiyaimasu29.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heiyaimasu29.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heiyaimasu29.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heiyaimasu29.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heiyaimasu29.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heiyaimasu29.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heiyaimasu29.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heiyaimasu29.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heiyaimasu29.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heiyaimasu29.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heiyaimasu29.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heiyaimasu29.wordpress.com&amp;blog=7917985&amp;post=40&amp;subd=heiyaimasu29&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/09/24/filsafat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2af770737a9228f19b3104f571948270?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heiyaimasu29</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>jawaban UAS</title>
		<link>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/07/13/jawaban-uas/</link>
		<comments>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/07/13/jawaban-uas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 06:00:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heiyaimasu29</dc:creator>
				<category><![CDATA[komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heiyaimasu29.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Jawaban Uas 1. a)            Weblog adalah untuk menyebut website pribadi yang selalu di update secara   berkelanjutan dan berisi link-link ke website lain yang dianggap menarik dan biasanya disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri. b)      manfaatnya kita bisa mengapresiasikan tulisan kita diblog. Dan diblog ini kita bisa mendapatkan informasi-informasi. c)      buka website www.blogger.com maka akan muncul tampilan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heiyaimasu29.wordpress.com&amp;blog=7917985&amp;post=34&amp;subd=heiyaimasu29&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jawaban Uas</p>
<p>1.</p>
<p>a)            Weblog adalah untuk menyebut website pribadi yang selalu di update secara   berkelanjutan dan berisi link-link ke website lain yang dianggap menarik dan biasanya disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.</p>
<p>b)      manfaatnya kita bisa mengapresiasikan tulisan kita diblog. Dan diblog ini kita bisa mendapatkan informasi-informasi.</p>
<p>c)      buka website <span style="text-decoration:underline;"><a href="http://www.blogger.com/">www.blogger.com</a> maka akan muncul tampilan sebelum anda membuat webpribadi, terlebih dahulu Anda harus mendaftar sebagai anggota dari website www.gmail.com </span>dengan langkah-langkah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Buatlah Account email di website: <a href="http://www.gmail.com/">www.gmail.com</a></li>
<li>Daftarkan diri Anda dengan mengisi formulir yang telah disediakan</li>
<li>Setelah Anda berhasil membuat account email di <a href="http://www.gmail.com/">www.gmail.com</a>, lalu    buka website: <a href="http://www.blogger.com/">www.blogger.com</a></li>
<li>Kemudian klik option New Blogger</li>
<li>Ketik username dan password yang anda punya dig mail, lalu klik sign in. kemudian akan muncul Dashbord.</li>
<li>Setelah berada dihalaman dashboard, anda dapat membuat profil atau mengedit profil anda, sehingga lengkap anda tampilkan di weblog.</li>
<li>Klik New post untuk mengupload tulisan anda.</li>
<li>Setelah selesai membuat tulisan yang lainnya, untuk menampilkan klik tombol publish, lalu klik View Blog untuk menampilkan halaman utama weblog anda.</li>
</ul>
<p>jika ingin membuat blog di wordpress, kunjungi www.wordpress.com</p>
<ul>
<li>kemudian sign up, setelah itu ikuti petunjuk yang ada.</li>
<li>jika tidak memiliki email, Anda harus membuat email terlebih dahulu.</li>
<li>setelah mengikuti petunjuknya, maka jika ada pertanyaan atau kalimat yang harus diisi seperti nama yang Anda inginkan, serta alamat email anda kemudian next.</li>
<li>setelah itu, buka email Anda, jika sudah anda lihat dan klik yang ada di email Anda.</li>
<li>setelah itu Anda dapat melihat dan mengubah blog Anda.</li>
</ul>
<p>2.</p>
<p>a)            E-learning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektonik untuk mendukung belajar mengajar dengan media internet, jaringan computer, maupun computer standalone.</p>
<ul>
<li>Untuk menghemat waktu proses belajar mengajar</li>
<li>Untuk mengurangi biaya perjalanan</li>
<li>Menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan</li>
<li>Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas</li>
<li>Melatih pembelajaran lebih mandiri dalam mendapat ilmu pengetahuan</li>
</ul>
<p>kekurangan e-learning adalah tidak dapat bertemu langsung dengan dosen atau bertatap muka langsung.</p>
<p>3.</p>
<p>a)            E-commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis tertentu melalui transaksi electronic dan perdagangan barang, pelayanan, dan informasi yang dilakukan secara elektonik.</p>
<p>b)            Ada tiga cara untuk melakukan pembayaran di e-commerce</p>
<ol>
<li>kartu kridit</li>
<li>cash on delivery</li>
<li>dengan mencicil atau kredit</li>
</ol>
<p>4.</p>
<p>Wikipedia adalah ensiklopedia online multi bahas yang disusun agar dapat dibaca dan disunting   oleh siapapun juga. Isinya ditulis secara bersama-sama oleh para penggunanya. Wikipedia diawasi dan didukunbg oleh yayasan wikipedia, sebuah lembaga nirbala.</p>
<p>5.</p>
<p>a)      Dashboard adalah halaman untuk mengelola weblog yang kita miliki, menambahkan artikel,opini,buku tamu,dll</p>
<p>b)      Kelola adalah halaman yang digunakan untuk megelola tulisan-tulisan yang kita buat apakah ingin diterbitkan atau tidak</p>
<p>c)      Halaman adalah untuk membuat halaman pada blog<br />
Tulis adalah utnuk menambahkan file-file pada blog</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heiyaimasu29.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heiyaimasu29.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heiyaimasu29.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heiyaimasu29.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heiyaimasu29.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heiyaimasu29.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heiyaimasu29.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heiyaimasu29.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heiyaimasu29.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heiyaimasu29.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heiyaimasu29.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heiyaimasu29.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heiyaimasu29.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heiyaimasu29.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heiyaimasu29.wordpress.com&amp;blog=7917985&amp;post=34&amp;subd=heiyaimasu29&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/07/13/jawaban-uas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2af770737a9228f19b3104f571948270?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heiyaimasu29</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/07/01/30/</link>
		<comments>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/07/01/30/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 01:57:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heiyaimasu29</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heiyaimasu29.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa Konseling FaceBook? Salah satu yang menjadi landasan dalam penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling di sekolah adalah landasan ilmu pengetahuan dan teknologi. Moh. Surya (2006) mengemukakan bahwa sejalan dengan perkembangan teknologi komputer, interaksi antara konselor dengan individu yang dilayaninya (klien) tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi dapat juga dilakukan melalui hubungan secara virtual (maya) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heiyaimasu29.wordpress.com&amp;blog=7917985&amp;post=30&amp;subd=heiyaimasu29&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mengapa Konseling FaceBook?</strong></p>
<p><img style="float:left;margin:0 10px 10px 0;" src="http://akhmadsudrajat.files.wordpress.com/2009/06/facebook_logo.png?w=63&#038;h=74&#038;h=74" alt="" width="63" height="74" /></p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu yang menjadi landasan dalam penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling di sekolah adalah landasan ilmu pengetahuan dan teknologi. Moh. Surya (2006) mengemukakan bahwa sejalan dengan perkembangan teknologi komputer, interaksi antara konselor dengan individu yang dilayaninya (klien) tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi dapat juga dilakukan melalui hubungan secara virtual (maya) melalui internet, dalam bentuk “<em>cyber counseling</em>”.<span> </span></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk kegiatan <em>cyber counseling</em>, idealnya sekolah atau konselor yang bersangkutan dapat menyediakan website tersendiri  yang dipergunakan khusus untuk kepentingan Bimbingan dan Konseling bagi para siswanya. Namun untuk saat ini upaya menyediakan website khusus untuk kepentingan Bimbingan dan Konseling ini tampaknya di Indonesia masih menjadi kendala, baik karena faktor biaya maupun kesiapan sumber daya. Oleh karena itu perlu dipikirkan cara yang lebih praktis untuk menyediakan layanan <em>cyber counseling</em> ini. Salah satu alternatif yang mungkin dapat ditempuh yakni melalui pemanfaatan <strong>FaceBook</strong> sebagai salah satu media konseling.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk memahami apa itu <strong>FaceBook,</strong> berikut ini sekilas informasi tentang <strong>Facebook </strong>yang penulis ambil dari berbagai sumber. Wikipedia menginformasikan bahwa <strong>Facebook</strong> adalah situs web jejaring sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh <strong>Mark Zuckerberg</strong>, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School. Keanggotaannya pada awalnya dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam <em>Ivy League</em>. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat e-mail suatu universitas (seperti: .edu, .ac, .uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs jejaring sosial ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan alamat e-mail apa pun dapat mendaftar di Facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah, tempat kerja, atau wilayah geografis.</p>
<p style="text-align:justify;">Hingga Juli 2007, situs ini memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar di antara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggota aktif yang dimilikinya dari seluruh dunia. Dari September 2006 hingga September 2007, peringkatnya naik dari posisi ke-60 ke posisi ke-7 situs paling banyak dikunjungi, dan merupakan situs nomor satu untuk foto di Amerika Serikat, mengungguli situs publik lain seperti Flickr, dengan 8,5 juta foto dimuat setiap harinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tak terkecuali di Indonesia, saat ini <strong>FaceBook</strong> telah menjadi trend yang banyak diminati oleh semua kalangan sebagai media pertemanan secara online. Meski belakangan kehadirannya sempat mengundang kontroversi dan <em>nyaris diharamkan</em> oleh sebagian para ulama karena mungkin dianggap sudah terjadi distorsi dari tujuan awal kehadiran <strong>FaceBook</strong> sebagai media pertemanan.</p>
<p style="text-align:justify;">Trend penggunaan <strong>FaceBook </strong>di<strong> </strong>Indonesia<strong> </strong>memang sangat beragam, mulai dari sekedar  ngobrol <em>ngalor-ngidul</em> tak menentu hingga penyampaian informasi yang serba serius. Dari hasil penelusuran dalam FaceBook yang pernah penulis lakukan ternyata sudah ada beberapa teman konselor yang menjadi <em>FaceBooker,</em> namun tampaknya belum sepenuhnya keanggotaan dalam FaceBook-nya dijadikan sebagai media yang dapat menunjang tugas dan pekerjaannya sebagai konselor di sekolah.</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena itu, melalui tulisan ini, penulis berusaha menawarkan gagasan bagaimana memanfaatkan kehadiran <strong>FaceBook</strong> sebagai salah satu media yang dapat mengoptimalkan peran konselor di sekolah dalam rangka pemberian layanan bimbingan dan konseling di sekolah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>B. Apa Konseling FaceBook itu? </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Yang dimaksud dengan <a href="http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2009/06/06/konseling-facebook-di-sekolah-kenapa-tidak/" target="_blank"><strong>Konseling FaceBook</strong></a> di sini penulis artikan sebagai bantuan psikologis kepada siswa (konseli) secara online melalui FaceBook agar siswa dapat memahami, menerima, mengarahkan, mengaktualisasikan dan mengembangkan dirinya secara optimal.</p>
<p style="text-align:justify;">Layanan yang diberikan melalui Konseling FaceBook ini bisa mencakup semua fungsi-fungsi layanan bimbingan dan konseling, baik pencegahan, pemahaman, pengembangan, penempatan atau bahkan pengentasan.</p>
<p style="text-align:justify;">Fungsi pencegahan dan pemahaman dapat dilakukan melalui penyajian berbagai informasi yang sekiranya dibutuhkan siswa. Dalam FaceBook disediakan fasilitas untuk menyajikan informasi yang dapat diakses oleh seluruh komunitas.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber informasi tidak hanya berasal dari konselor semata tetapi juga dimungkinkan bersumber dari siswa untuk dibagikan kepada anggota komunitasnya. Informasi yang disajikan dapat juga dilakukan dengan mengambil tautan (link) yang tersedia di internet, yang mungkin jauh lebih kaya dibandingkan  <em>offline</em>, baik untuk bidang pribadi, sosial, akademik maupun karier.</p>
<p style="text-align:justify;">Fungsi pengembangan juga dapat dilakukan dalam FaceBook ini, misalnya membangun kebiasaan interaksi sosial secara positif dengan komunitas FaceBook-nya, atau menyalurkan berbagai  pemikiran  yang ada dalam diri setiap siswa dengan cara menuliskannya dalam FaceBook yang dikelolanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara fungsi pengentasan dapat dilakukan melalui <em>chatting</em> secara online yang telah disediakan dalam FaceBook<strong>, </strong>dimana konselor dan  konseli dapat berinteraksi langsung<strong>. </strong>Salah satu keunggulan dari FaceBook  yaitu adanya jaminan privacy, yang memungkinkan untuk dilaksanakannya konseling perorangan, dengan terjaga kerahasiaannya. Fungsi pengentasan tidak hanya melalui interaksi konselor-konseli (siswa), tetapi juga dilakukan antar konseli (siswa), dimana siswa dapat saling berbagi dengan teman-teman yang dipercayainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kendati demikian, kehadiran Program Konseling FaceBook<strong> </strong>di sekolah bukan dimaksudkan menggeser konseling konvensional, tetapi lebih dimaksudkan untuk melengkapi dan menunjang tugas-tugas pelayanan konseling konvensional agar pelayanan bimbingan dan konseling dapat berjalan lebih efektif dan efisien.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>C. Bagaimana Penyelenggaraan Konseling FaceBook itu? </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2009/06/06/konseling-facebook-di-sekolah-kenapa-tidak/" target="_blank"><strong>Program</strong> </a><strong><a href="http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2009/06/06/konseling-facebook-di-sekolah-kenapa-tidak/" target="_blank">Konseling FaceBook</a> </strong>berbeda dengan keanggotaan dalam FaceBook pada umumnya, didalamnya membutuhkan kegiatan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang terorganisir, serta evaluasi yang jelas.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam perencanaan, perlu dilakukan sosialisasi kepada berbagai pihak terkait, terutama kepada siswa dan juga pihak manajemen sekolah, sehingga program Konseling FaceBook<strong> </strong>mendapat dukungan dari berbagai pihak.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam pelaksanaan, konselor bertindak sebagai Admin dari Program Konseling FaceBook di sekolah, yang akan mengelola jalannya Program Konseling FaceBook. Selain itu, konselor juga terutama bertindak sebagai tenaga ahli yang selalu siap memberikan bantuan psikologis kepada anggota komunitas <strong> </strong>yang tergabung dalam Program Konseling FaceBook.<strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Program Konseling FaceBook juga perlu dilakukan evaluasi baik evaluasi program, proses maupun produk. Data dari hasil evaluasi dapat  digunakan untuk kepentingan perbaikan dan pengembangan Program Konseling FaceBook berikutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Secara teknis, berikut ini beberapa pemikiran penulis tentang bagaimana menyelenggarakan Konseling FaceBook:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Pemahaman dan Penguasaan Konselor tentang FaceBook</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Moh. Surya (2006) mengemukakan bahwa perkembangan dalam bidang teknologi komunikasi menuntut kesiapan dan adaptasi konselor dalam penguasaan teknologi dalam melaksanakan bimbingan dan konseling. Oleh karena itu, untuk dapat menyelenggarakan Konseling FaceBook ini, terlebih dahulu konselor perlu memahami seluk beluk dalam mengoperasikan FaceBook, yang dapat dilakukan melalui belajar secara online melalui berbagai situs yang ada atau belajar kepada pihak lain yang sudah terbiasa menggunakan FaceBook. Dalam Konseling FaceBook, konselor bertindak sebagai Admin dari komunitas Bimbingan dan Konseling yang dikelolanya, yang bertugas men-setting  FaceBook yang dikelolanya dan bertanggung jawab penuh terhadap kelancaran dan keberhasilan penyelenggaraan Konseling FaceBook</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Keanggotaan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Idealnya keanggotaan Konseling FaceBook dapat diikuti oleh seluruh siswa (konseli) yang menjadi tanggung jawab konselor yang bersangkutan, kendati demikian sebaiknya untuk keanggotaan ini tidak perlu dipaksakan tetapi harus berdasarkan asas sukarela. Dalam hal ini konselor berkewajiban mensosialisasikan program Konseling FaceBook kepada para siswanya sehingga siswa terpahamkan dan dapat secara sukarela tertarik untuk bergabung  dalam Program Konseling FaceBook.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal lain yang harus diperhatikan dalam keanggotaan Konseling FaceBook bahwa keanggotaan dalam Konseling FaceBook seyogyanya bersifat eksklusif, artinya terbatas hanya bisa diikuti oleh para siswa yang menjadi tanggung konselor yang bersangkutan. Oleh karena itu kepada siswa, yang sudah bergabung dalam komunitas Konseling FaceBook sebaiknya  tidak diijinkan untuk meng-add (menambah) anggota secara sembarangan, karena menambahkan anggota secara sembarangan dapat merusak kohesivitas kelompok yang sudah terbentuk.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Waktu PelayananKonseling</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu kendala pelayanan konseling di sekolah saat ini adalah waktu pelayanan (khususnya untuk kepentingan konseling perorangan) yang kerapkali berbenturan dengan kegiatan belajar-mengajar siswa di kelas. Sementara jika pelayanan konseling dilakukan di luar jam efektif pun, para konselor seringkali merasa  berkeberatan, karena berbagai alasan tertentu. Oleh karena itu, Konseling FaceBook tampaknya bisa dijadikan sebagai alternatif mengatasi benturan waktu ini. Waktu pelayanan konseling  melalui Konseling FaceBook bisa jauh lebih fleksibel.  Untuk kepentingan pelayanan kepada siswa (konseli) diharapkan konselor bisa  menyediakan waktu khusus online yang terjadwal, untuk memberikan kesempatan kepada  siswa berinteraksi langsung dengan konselor.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. Menentukan Aturan Main (Rule of The Game)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk menyelenggarakan  Konseling FaceBook terlebih dahulu perlu dirumuskan aturan main yang harus ditaati oleh konselor sebagai admin maupun siswa sebagai anggota. Selain aturan main yang ditentukan oleh FaceBook (<em>term of services</em>) itu sendiri, juga perlu dibuat aturan khusus terkait dengan penyelenggaraan Konseling FaceBook, yang didalamnya dapat terpenuhi asas-asas konseling, misalnya: pemenuhan asas kerahasiaan dimana  setiap siswa yang sudah bergabung dalam komunitas Konseling FaceBook dapat berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan atas setiap informasi yang berkembang dalam Konseling FaceBook. Demikian pula dengan pemenuhan asas-asas  bimbingan dan konseling lainn</p>
</div>
</div>
<p><!-- .entry-content --> <!-- #post-ID --></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heiyaimasu29.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heiyaimasu29.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heiyaimasu29.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heiyaimasu29.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heiyaimasu29.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heiyaimasu29.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heiyaimasu29.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heiyaimasu29.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heiyaimasu29.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heiyaimasu29.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heiyaimasu29.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heiyaimasu29.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heiyaimasu29.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heiyaimasu29.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heiyaimasu29.wordpress.com&amp;blog=7917985&amp;post=30&amp;subd=heiyaimasu29&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/07/01/30/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2af770737a9228f19b3104f571948270?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heiyaimasu29</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://akhmadsudrajat.files.wordpress.com/2009/06/facebook_logo.png?w=63&#38;h=74" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/06/29/25/</link>
		<comments>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/06/29/25/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 03:00:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heiyaimasu29</dc:creator>
				<category><![CDATA[akidah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heiyaimasu29.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Sepuluh Wasiat untuk Istri yang Mendambakan “Keluarga Bahagia tanpa Problema” Penulis: Mazin bin Abdul Karim Al Farih Berikut ini sepuluh wasiat untuk wanita, untuk istri, untuk ibu rumah tangga dan ibunya anak-anak yang ingin menjadikan rumahnya sebagai pondok yang tenang dan tempat nan aman yang dipenuhi cinta dan kasih sayang, ketenangan dan kelembutan. Wahai wanita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heiyaimasu29.wordpress.com&amp;blog=7917985&amp;post=25&amp;subd=heiyaimasu29&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Sepuluh Wasiat untuk Istri yang Mendambakan “Keluarga Bahagia tanpa Problema”</strong></p>
<p style="text-align:center;"><em>Penulis: Mazin bin Abdul Karim Al Farih</em></p>
<p align="justify">Berikut ini sepuluh wasiat untuk wanita, untuk istri, untuk ibu rumah tangga dan ibunya anak-anak yang ingin menjadikan rumahnya sebagai pondok yang tenang dan tempat nan aman yang dipenuhi cinta dan kasih sayang, ketenangan dan kelembutan.</p>
<p align="justify">Wahai wanita mukminah!</p>
<p align="justify">Sepuluh wasiat ini aku persembahkan untukmu, yang dengannya engkau membuat ridla Tuhanmu, engau dapat membahagiakan suamimu dan engkau dapat menjaga tahtamu.</p>
<p align="justify"><strong>Wasiat Pertama: Takwa kepada Allah dan menjauhi maksiat</strong></p>
<p align="justify">Bila engkau ingin kesengsaraan bersarang di rumahmu dan bertunas, maka bermaksiatlah kepada Allah!!</p>
<p align="justify">Sesungguhnya kemaksiatan menghancurkan negeri dan menggoncangkan kerajaan. Maka janganlah engkau goncangkan rumahmu dengan berbuat maksiat kepada Allah dan jangan engkau seperti Fulanah yang telah bermaksiat kepada Allah… Maka ia berkata dengan menyesal penuh tangis setelah dicerai oleh sang suami: “Ketaatan menyatukan kami dan maksiat menceraikan kami…”</p>
<p align="justify">Wahai hamba Allah… Jagalah Allah niscaya Dia akan menjagamu dan menjaga untukmu suamimu dan rumahmu. Sesungguhnya ketaatan akan mengumpulkan hati dan mempersatukannya, sedangkan kemaksiatan akan mengoyak hati dan mencerai-beraikan keutuhannya.</p>
<p align="justify">Karena itulah, salah seorang wanita shalihah jika mendapatkan sikap keras dan berpaling dari suaminya, ia berkata “Aku mohon ampun kepada Allah… itu terjadi karena perbuatan tanganku (kesalahanku)…”</p>
<p align="justify">Maka hati-hatilah wahai saudariku muslimah dari berbuat maksiat, khususnya:</p>
<p align="justify">- Meninggalkan shalat atau mengakhirkannya atau menunaikannya dengan cara yang tidak benar. Duduk di majlis ghibah dan namimah, berbuat riya’ dan sum’ah.</p>
<p align="justify">- Menjelekkan dan mengejek orang lain. Allah berfirman:</p>
<p align="justify"><em>“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain(karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) dan janganlah wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan).”</em> (<strong>Al Hujuraat</strong>: 11)</p>
<p align="justify">- Keluar menuju pasar tanpa kepentingan yang sangat mendesak dan tanpa didampingi mahram. Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> bersabda:</p>
<p align="right">أَحَبُّ الْبِلادِ إِلَى اللهِ مَسَاجِدُهُمْ وَأَبْغَضَ الْبِلادِ إِلَى اللهِ أَسْوَاقُهُمْ</p>
<p align="justify"><em>“Negeri yang paling dicintai Allah adalah masjid-masjidnya dan negeri yang paling dibenci Allah adalah pasar-pasarnya.”1</em></p>
<p align="justify">- Mendidik anak dengan pendidikan barat atau menyerahkan pendidikan anak kepada para pembantu dan pendidik-pendidik yang kafir.</p>
<p align="justify">- Meniru wanita-wanita kafir. Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> bersabda:</p>
<p align="right">مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ</p>
<p align="justify"><em>“Siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka.”2</em></p>
<p align="justify">- Menyaksikan film-film porno dan mendengarkan nyanyian.</p>
<p align="justify">- Membaca majalah-majalah lawakan/humor.</p>
<p align="justify">- Membiarkan sopir dan pembantu masuk ke dalam rumah tanpa kepentingan mendesak.</p>
<p align="justify">- Membiarkan suami dalam kemaksiatannya.3</p>
<p align="justify">- Bersahabat dengan wanita-wantia fajir dan fasik. Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> bersabda:</p>
<p align="right">الْمَرْءُ عَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ</p>
<p align="justify"><em>“Seseorang itu menurut agama temannya.”4</em></p>
<p align="justify">- Tabarruj (pamer kecantikan) dan sufur (membuka wajah)</p>
<p align="justify"><strong>Wasiat kedua: Berupaya mengenal dan memahami suami</strong></p>
<p align="justify">Hendaknya seorang istri berupaya memahami suaminya. Ia tahu apa yang disukai suami maka ia berusaha memenuhinya. Dan ia tahu apa yang dibenci suami maka ia berupaya untuk menjauhinya, dengan catatan selama tidak dalam perkara maksiat kepada Allah, karena tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Al Khaliq (Allah Ta`ala). Berikut ini dengarkanlah kisah seorang istri yang bijaksana yang berupaya memahami suaminya.</p>
<p align="justify">Berkata sang suami kepada temannya: “Selama dua puluh tahun hidup bersama belum pernah aku melihat dari istriku perkara yang dapat membuatku marah.”</p>
<p align="justify">Maka berkata temannya dengan heran: “Bagaimana hal itu bisa terjadi.”</p>
<p align="justify">Berkata sang suami: “Pada malam pertama aku masuk menemui istriku, aku mendekat padanya dan aku hendak menggapainya dengan tanganku, maka ia berkata: ‘Jangan tergesa-gesa wahai Abu Umayyah.’ Lalu ia berkata: ‘Segala puji bagi Allah dan shalawat atas Rasulullah… Aku adalah wanita asing, aku tidak tahu tentang akhlakmu, maka terangkanlah kepadaku apa yang engkau sukai niscaya aku akan melakukannya dan apa yang engkau tidak sukai niscaya aku akan meninggalkannya.’ Kemudian ia berkata: ‘Aku ucapkan perkataaan ini dan aku mohon ampun kepada Allah untuk diriku dan dirimu.’”</p>
<p align="justify">Berkata sang suami kepada temannya: “Demi Allah, ia mengharuskan aku untuk berkhutbah pada kesempatan tersebut. Maka aku katakan: ‘Segala puji bagi Allah dan aku mengucapkan shalawat dan salam atas Nabi dan keluarganya. Sungguh engkau telah mengucapkan suatu kalimat yang bila engkau tetap berpegang padanya, maka itu adalah kebahagiaan untukmu dan jika engkau tinggalkan (tidak melaksanakannya) jadilah itu sebagai bukti untuk menyalahkanmu. Aku menyukai ini dan itu, dan aku benci ini dan itu. Apa yang engkau lihat dari kebaikan maka sebarkanlah dan apa yang engkau lihat dari kejelekkan tutupilah.’ Istri berkata: ‘Apakah engkau suka bila aku mengunjungi keluargaku?’ Aku menjawab: ‘Aku tidak suka kerabat istriku bosan terhadapku’ (yakni si suami tidak menginginkan istrinya sering berkunjung). Ia berkata lagi: ‘Siapa di antara tetanggamu yang engkau suka untuk masuk ke rumahmu maka aku akan izinkan ia masuk? Dan siapa yang engkau tidak sukai maka akupun tidak menyukainya?’ Aku katakan: ‘Bani Fulan adalah kaum yang shaleh dan Bani Fulan adalah kaum yang jelek.’”</p>
<p align="justify">Berkata sang suami kepada temannya: “Lalu aku melewati malam yang paling indah bersamanya. Dan aku hidup bersamanya selama setahun dalam keadaan tidak pernah aku melihat kecuali apa yang aku sukai. Suatu ketika di permulaan tahun, tatkala aku pulang dari tempat kerjaku, aku dapatkan ibu mertuaku ada di rumahku. Lalu ibu mertuaku berkata kepadaku: ‘Bagaimana pendapatmu tentang istrimu?’”</p>
<p align="justify">Aku jawab: “Ia sebaik-baik istri.”</p>
<p align="justify">Ibu mertuaku berkata: “Wahai Abu Umayyah.. Demi Allah, tidak ada yang dimiliki para suami di rumah-rumah mereka yang lebih jelek daripada istri penentang (lancang). Maka didiklah dan perbaikilah akhlaknya sesuai dengan kehendakmu.”</p>
<p align="justify">Berkata sang suami: “Maka ia tinggal bersamaku selama dua puluh tahun, belum pernah aku mengingkari perbuatannya sedikitpun kecuali sekali, itupun karena aku berbuat dhalim padanya.”5</p>
<p align="justify">Alangkah bahagia kehidupannya…! Demi Allah, aku tidak tahu apakah kekagumanku tertuju pada istri tersebut dan kecerdasan yang dimilikinya? Ataukah tertuju pada sang ibu dan pendidikan yang diberikan untuk putrinya? Ataukah terhadap sang suami dan hikmah yang dimilikinya? Itu adalah keutamaan Allah yang diberikannya kepada siapa yang Dia kehendaki.</p>
<p align="justify"><strong>Wasiat ketiga: Ketaatan yang nyata kepada suami dan bergaul dengan baik</strong></p>
<p align="justify">Sesungguhnya hak suami atas istrinya itu besar. Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> bersabda:</p>
<p align="right">لَوْ كُنْتُ آمِرَا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لأَحَدٍ لأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا</p>
<p align="justify"><em>“Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya.”6</em></p>
<p align="justify">Hak suami yang pertama adalah ditaati dalam perkara yang bukan maksiat kepada Allah dan baik dalam bergaul dengannya serta tidak mendurhakainya. Bersabda Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em>:</p>
<p align="right">إِثْنَانِ لا تُجَاوِزُ صَلاتُهُمَا رُؤُوْسُهُمَا: عَبْدٌ آبَق مِنْ مَوَالِيْهِ حَتَّى يَرْجِعَ وَامْرَأَةٌ عَصَتْ زَوْجَهَا حَتَّى تَرْجِعَ</p>
<p align="justify"><em>“Dua golongan yang shalatnya tidak akan melewati kepalanya, yaitu budak yang lari dari tuannya hingga ia kembali dan istri yang durhaka kepada suaminya hingga ia kembali.”7</em></p>
<p align="justify">Karena itulah Aisyah Ummul Mukminin berkata dalam memberi nasehat kepada para wanita: “Wahai sekalian wanita, seandainya kalian mengetahui hak suami-suami kalian atas diri kalian niscaya akan ada seorang wanita di antara kalian yang mengusap debu dari kedua kaki suaminya dengan pipinya.”8</p>
<p align="justify">Engkau termasuk sebaik-baik wanita!!</p>
<p align="justify">Dengan ketaatanmu kepada suamimu dan baiknya pergaulanmu terhadapnya, engkau akan menjadi sebaik-baik wanita, dengan izin Allah. Pernah ada yang bertanya kepada Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em>: “Wanita bagaimanakah yang terbaik?” Beliau menjawab:</p>
<p align="right">اَلَّتِى تَسِرُّهُ إِذَا نَظَرَ، وَتُطِيْعُهُ إِذَا أَمَرَ، وَلا تُخَالِفُهُ فِيْ نَفْسِهَا وَلا مَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ</p>
<p align="justify"><em>“Yang menyenangkan suami ketika dipandang, taat kepada suami jika diperintah dan ia tidak menyalahi pada dirinya dan hartanya dengan yang tidak disukai suaminya.”</em> (Isnadnya hasan)</p>
<p align="justify">Ketahuilah, engkau termasuk penduduk surga dengan izin Allah, jika engkau bertakwa kepada Allah dan taat kepada suamimu, berdasarkan sabda Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em>:</p>
<p align="right">اَلْمَرْأَةُ إِذَا صَلَّتْ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَأَحْصَنَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا، فَلْتَدْخُلُ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شَاءَتْ</p>
<p align="justify"><em>“Bila seorang wanita shalat lima waktu, puasa pada bulan Ramadlan, menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia inginkan.”9</em></p>
<p align="justify"><strong>Wasiat keempat: Bersikap qana’ah (merasa cukup)</strong></p>
<p align="justify">Kami menginginkan wanita muslimah ridla dengan apa yang diberikan (suami) untuknya baik itu sedikit ataupun banyak. Maka janganlah ia menuntut di luar kesanggupan suaminya atau meminta sesuatu yang tidak perlu. Dalam riwayat disebutkan “Wanita yang paling besar barakahnya.” Wahai siapa gerangan wanita itu?! Apakah dia yang menghambur-hamburkan harta menuruti selera syahwatnya dan mengenyangkan keinginannya? Ataukah dia yang biasa mengenakan pakaian termahal walau suaminya harus berhutang kepada teman-temannya untuk membayar harganya?! Sekali-kali tidak… demi Allah, namun (mereka adalah):</p>
<p align="right">أَعْظَمُ النِّسَاءِ بَرَكَةٌ، أَيْسَرُّهُنَّ مُؤْنَةً</p>
<p align="justify"><em>“Wanita yang paling besar barakahnya adalah yang paling ringan maharnya.”10</em></p>
<p align="justify">Renungkanlah wahai suadariku muslimah adabnya wanita salaf radliallahu ‘anhunna… Salah seorang dari mereka bila suaminya hendak keluar rumah ia mewasiatkan satu wasiat padanya. Apa wasiatnya? Ia berkata kepada sang suami: “Hati-hatilah engkau wahai suamiku dari penghasilan yang haram, karena kami bisa bersabar dari rasa lapar namun kami tidak bisa sabar dari api neraka…”</p>
<p align="justify">Adapun sebagian wanita kita pada hari ini apa yang mereka wasiatkan kepada suaminya jika hendak keluar rumah?! Tak perlu pertanyaan ini dijawab karena aku yakin engkau lebih tahu jawabannya dari pada diriku.</p>
<p align="justify"><strong>Wasiat kelima: Baik dalam mengatur urusan rumah, seperti mendidik anak-anak dan tidak menyerahkannya pada pembantu, menjaga kebersihan rumah dan menatanya dengan baik dan menyiapkan makan pada waktunya. Termasuk pengaturan yang baik adalah istri membelanjakan harta suaminya pada tempatnya (dengan baik), maka ia tidak berlebih-lebihan dalam perhiasan dan alat-alat kecantikan.</strong></p>
<p align="justify">Renungkanlah semoga Allah menjagamu, kisah seorang wanita, istri seorang tukang kayu… Ia bercerita: “Jika suamiku keluar mencari kayu (mengumpulkan kayu dari gunung) aku ikut merasakan kesulitan yang ia temui dalam mencari rezki, dan aku turut merasakan hausnya yang sangat di gunung hingga hampir-hampir tenggorokanku terbakar. Maka aku persiapkan untuknya air yang dingin hingga ia dapat meminumnya jika ia datang. Aku menata dan merapikan barang-barangku (perabot rumah tangga) dan aku persiapkan hidangan makan untuknya. Kemudian aku berdiri menantinya dengan mengenakan pakaianku yang paling bagus. Ketika ia masuk ke dalam rumah, aku menyambutnya sebagaimana pengantin menyambut kekasihnya yang dicintai, dalam keadaan aku pasrahkan diriku padanya… Jika ia ingin beristirahat maka aku membantunya dan jika ia menginginkan diriku aku pun berada di antara kedua tangannya seperti anak perempuan kecil yang dimainkan oleh ayahnya.”</p>
<p align="justify"><strong>Wasiat keenam: Baik dalam bergaul dengan keluarga suami dan kerabat-kerabatnya, khususnya dengan ibu suami sebagai orang yang paling dekat dengannya. Wajib bagimu untuk menampakkan kecintaan kepadanya, bersikap lembut, menunjukkan rasa hormat, bersabar atas kekeliruannya dan engkau melaksanakan semua perintahnya selama tidak bermaksiat kepada Allah semampumu.</strong></p>
<p align="justify">Berapa banyak rumah tangga yang masuk padanya pertikaian dan perselisihan disebabkan buruknya sikap istri terhadap ibu suaminya dan tidak adanya perhatian akan haknya. Ingatlah wahai hamba Allah, sesungguhnya yang bergadang dan memelihara pria yang sekarang menjadi suamimu adalah ibu ini, maka jagalah dia atas kesungguhannya dan hargailah apa yang telah dilakukannya. Semoga Allah menjaga dan memeliharamu. Maka adakah balasan bagi kebaikan selain kebaikan?</p>
<p align="justify"><strong>Wasiat ketujuh: Menyertai suami dalam perasaannya dan turut merasakan duka cita dan kesedihannya.</strong></p>
<p align="justify">Jika engkau ingin hidup dalam hati suamimu maka sertailah dia dalam duka cita dan kesedihannya. Aku ingin mengingatkan engkau dengan seorang wanita yang terus hidup dalam hati suaminya sampaipun ia telah meninggal dunia. Tahun-tahun yang terus berganti tidak dapat mengikis kecintaan sang suami padanya dan panjangnya masa tidak dapat menghapus kenangan bersamanya di hati suami. Bahkan ia terus mengenangnya dan bertutur tentang andilnya dalam ujian, kesulitan dan musibah yang dihadapi. Sang suami terus mencintainya dengan kecintaan yang mendatangkan rasa cemburu dari istri yang lain, yang dinikahi sepeninggalnya. Suatu hari istri yang lain itu (yakni Aisyah <em>radliallahu ‘anha</em>) berkata:</p>
<p align="right">مَا غِرْتُ عَلَى امْرَأَةٍ لِلنَّبِيِّ؟ مَا غِرْتُ عَلَى خَدِيْجَةَ هَلَكَتْ قَبْلَ أَنْ يَتَزَوَّجَنِي، لَمَّا كُنْتُ أَسْمَعُهُ يَذْكُرُهَا</p>
<p align="justify">“Aku tidak pernah cemburu kepada seorang pun dari istri Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> seperti cemburuku pada Khadijah, padahal ia meninggal sebelum beliau menikahiku, mana kala aku mendengar beliau selalu menyebutnya.”11</p>
<p align="justify">Dalam riwayat lain:</p>
<p align="right">مَا غِرْتُ عَلَى أَحَدٍ مِنْ نِسَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا غِرْتُ عَلَى خَدِيْجَةَ وَمَا رَأَيْتُهَا وَلَكِنْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكْثِرُ ذِكْرَهَا</p>
<p align="justify">“Aku tidak pernah cemburu kepada seorangpun dari istri Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> seperti cemburuku pada Khadijah, padahal aku tidak pernah melihatnya, akan tetapi Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> banyak menyebutnya.”12</p>
<p align="justify">Suatu kali Aisyah berkata kepada Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> setelah beliau menyebut Khadijah:</p>
<p align="right">كَأَنَّهُ لَمْ يَكُنْ فِي الدُّنْيَا امْرَأَةٌ إِلا خَدِيْجَةُ فَيَقُولُ لَهَا إِنَّهَا كَانَتْ وَكَانَتْ</p>
<p align="justify">“Seakan-akan di dunia ini tidak ada wanita selain Khadijah?!” Maka beliau berkata kepada Aisyah: <em>‘Khadijah itu begini dan begini.’”</em>13</p>
<p align="justify">Dalam riwayat Ahmad pada Musnadnya disebutkan bahwa yang dimaksud dengan “begini dan begini” (dalam hadits diatas) adalah sabda beliau:</p>
<p align="right">آمَنَتْبِي حِيْنَ كَفَرَ النَّاسُ وَصَدَّقَتْنِي إِذْكَذَّبَنِي النَّاسُ رَوَاسَتْنِي بِمَالِهَا إِذْحَرَمَنِي النَّاسُ وَرَزَقَنِي اللهُ مِنْهَا الوَلَد</p>
<p align="justify"><em>“Ia beriman kepadaku ketika semua orang kufur, ia membenarkan aku ketika semua orang mendustakanku, ia melapangkan aku dengan hartanya ketika semua orang meng-haramkan (menghalangi) aku dan Allah memberiku rezki berupa anak darinya.”14</em></p>
<p align="justify">Dialah Khadijah yang seorangpun tak akan lupa bagaimana ia mengokohkan hati Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> dan memberi dorongan kepada beliau. Dan ia menyerahkan semua yang dimilikinya di bawah pengaturan beliau dalam rangka menyampaikan agama Allah kepada seluruh alam.</p>
<p align="justify">Seorangpun tidak akan lupa perkataannya yang masyhur yang menjadikan Nabi merasakan tenang setelah terguncang dan merasa bahagia setelah bersedih hati ketika turun wahyu pada kali yang pertama:</p>
<p align="right">وَاللهُ لا يُخْزِيْكَ اللهُ أَبَدًا إِنَّكَ لَتَصِلُ الرَّحِمَ وَتَحْمِلُ الْكَلَّ وَتَكْسِبُ الْمَعْدُوْمَ وَتُعِيْنُ عَلَى نَوَائِبِ الْحَقِّ</p>
<p align="justify"><strong><em>“Demi Allah, Allah tidak akan menghinakanmu selama-lamanya. Karena sungguh engkau menyambung silaturahmi, menanggung orang lemah, menutup kebutuhan orang yang tidak punya dan engkau menolong setiap upaya menegakkan kebenaran.”</em></strong><em>15</em></p>
<p align="justify">Jadilah engkau wahai saudari muslimah seperi Khadijah, semoga Allah meridhainya dan meridlai kita semua.</p>
<p align="justify"><strong>Wasiat kedelapan: Bersyukur (berterima kasih) kepada suami atas kebaikannya dan tidak melupakan keutamaanya.</strong></p>
<p align="justify">Siapa yang tidak tahu berterimakasih kepada manusia, ia tidak akan dapat bersyukur kepada Allah. Maka janganlah meniru wanita yang jika suaminya berbuat kebaikan padanya sepanjang masa (tahun), kemudian ia melihat sedikit kesalahan dari suaminya, ia berkata: “Aku sama sekali tidak melihat kebaikan darimu…” Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> telah bersabda:</p>
<p align="right">يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ اَهْلِ النَّارِ فَقُلْنَ يَا رَسُولَ اللهِ وَلَمْ ذَلِكَ قَالَ تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيْرَ</p>
<p><em>“Wahai sekalian wanita bersedekahlah karena aku melihat mayoritas penduduk nereka adalah kalian.”</em> Maka mereka (para wanita) berkata: “Ya Rasulullah kepada demikian?” Beliau menjawab: <em>“Karena kalian banyak melaknat dan mengkufuri kebaikan suami.”16</em></p>
<p align="justify">Mengkufuri kebikan suami adalah menentang keutamaan suami dan tidak menunaikan haknya.</p>
<p align="justify">Wahai istri yang mulia! Rasa terima kasih pada suami dapat engkau tunjukkan dengan senyuman manis di wajahmu yang menimbulkan kesan di hatinya, hingga terasa ringan baginya kesulitan yang dijumpai dalam pekerjaannya. Atau engkau ungkapkan dengan kata-kata cinta yang memikat yang dapat menyegarkan kembali cintamu dalam hatinya. Atau memaafkan kesalahan dan kekurangannya dalam menunaikan hakmu. Namun di mana bandingan kesalahan itu dengan lautan keutamaan dan kebaikannya padamu.</p>
<p align="justify">Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> bersabda:</p>
<p align="right">لا يَنْظُرُ اللهَ إِلَى امْرَأَةٍ لا تَشْكُرُ زَوْجَهَا وَهِيَ لا تَسْتَغْنِيَ عَنْهُ</p>
<p align="justify"><em>“Allah tidak akan melihat kepada istri yang tidak tahu bersyukur kepada suaminya dan ia tidak merasa cukup darinya.”17</em></p>
<p align="justify"><strong>Wasiat kesembilan: Menyimpan rahasia suami dan menutupi kekurangannya (aibnya).</strong></p>
<p align="justify">Istri adalah tempat rahasia suami dan orang yang paling dekat dengannya serta paling tahu kekhususannya (yang paling pribadi dari diri suami). Bila menyebarkan rahasia merupakan sifat yang tercela untuk dilakukan oleh siapa pun maka dari sisi istri lebih besar dan lebih jelek lagi.</p>
<p align="justify">Sesungguhnya majelis sebagian wanita tidak luput dari membuka dan menyebarkan aib-aib suami atau sebagian rahasianya. Ini merupakan bahaya besar dan dosa yang besar. Karena itulah ketika salah seorang istri Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> menyebarkan satu rahasia beliau, datang hukuman keras, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> bersumpah untuk tidak mendekati isti tersebut selama satu bulan penuh.</p>
<p align="justify">Allah <em>Azza wa Jalla</em> menurunkan ayat-Nya berkenaan dengan peristiwa tersebut.</p>
<p align="right">وَإِذْ أَسَرَّ النَّبِيُّ إِلَى بَعْضِ أَزْوَاجِهِ حَدِيثًا فَلَمَّا نَبَّأَتْ بِهِ وَأَظْهَرَهُ اللهُ عَلَيْهِ عَرَّفَ بَعْضَهُ وَأَعْرَضَ عَنْ بَعْضٍ</p>
<p align="justify"><em>“Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari isteri-isterinya suatu peristiwa. Maka tatkala si istri menceritakan peristiwa itu (kepada yang lain), dan Allah memberitahukan hal itu kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepada beliau) dan menyembunyikan sebagian yang lain.”</em> (<strong>At Tahriim</strong>: 3)</p>
<p align="justify">Suatu ketika Nabi Ibrahim <em>‘Alaihis Salam</em> mengunjungi putranya Ismail, namun beliau tidak mejumpainya. Maka beliau tanyakan kepada istri putranya, wanita itu menjawab: “Dia keluar mencari nafkah untuk kami.” Kemudian Ibrahim bertanya lagi tentang kehidupan dan keadaan mereka. Wanita itu menjawab dengan mengeluh kepada Ibrahim: “Kami adalah manusia, kami dalam kesempitan dan kesulitan.” Ibrahim ‘Alaihis Salam berkata: <em>“Jika datang suamimu, sampaikanlah salamku padanya dan katakanlah kepadanya agar ia mengganti ambang pintunya.”</em> Maka ketika Ismail datang, istrinya menceritakan apa yang terjadi. Mendengar hal itu, Ismail berkata: “<em>Itu ayahku, dan ia memerintahkan aku untuk menceraikanmu. Kembalilah kepada keluargamu.”</em> Maka Ismail menceraikan istrinya. (Riwayat Bukhari)</p>
<p align="justify">Ibrahim <em>‘Alaihis Salam</em> memandang bahwa wanita yang membuka rahasia suaminya dan mengeluhkan suaminya dengan kesialan, tidak pantas untuk menjadi istri Nabi maka beliau memerintahkan putranya untuk menceraikan istrinya.</p>
<p align="justify">Oleh karena itu, wahai saudariku muslimah, simpanlah rahasia-rahasia suamimu, tutuplah aibnya dan jangan engkau tampakkan kecuali karena maslahat yang syar’i seperti mengadukan perbuatan dhalim kepada Hakim atau Mufti (ahli fatwa) atau orang yang engkau harapkan nasehatnya. Sebagimana yang dilakukan Hindun <em>radliallahu ‘anha</em> di sisi Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em>. Hindun berkata: “Abu Sufyan adalah pria yang kikir, ia tidak memberiku apa yang mencukupiku dan anak-anakku. Apakah boleh aku mengambil dari hartanya tanpa izinnya?!”</p>
<p align="justify">Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> bersabda: <em>“Ambillah yang mencukupimu dan anakmu dengan cara yang ma`ruf.”</em></p>
<p align="justify">Cukup bagimu wahai saudariku muslimah sabda Rasulullah<em> shallallahu ‘alaihi wasallam</em>:</p>
<p align="right">إِنَّ مِنْ شَرِ النَّاسِ عِنْدَ اللهِ مَنْزِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ الرَّجُلَ يُفْضِي إِلَى امْرَأَتِهِ وَتُفْضِي إِلَيْهِ ثُمَّ يَنْشُرُ أَحَدُهُمَا سِرُّ صَاحِبَهُ</p>
<p align="justify"><em>“Sesungguhnya termasuk sejelek-jelek kedudukan manusia pada hari kiamat di sisi Allah adalah pria yang bersetubuh dengan istrinya dan istri yang bersetubuh dengan suaminya, kemudian salah seorang dari keduanya menyebarkan rahasia pasanannya.”18</em></p>
<p align="justify"><strong>Wasiat terakhir: Kecerdasan dan kecerdikan serta berhati-hati dari kesalahan-kesalahan.</strong></p>
<p align="justify">- Termasuk kesalahan adalah: Seorang istri menceritakan dan menggambarkan kecantikan sebagian wanita yang dikenalnya kepada suaminya, padahal Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> telah melarang yang demikian itu dengan sabdanya:</p>
<p align="right">لا تُبَاشِرُ مَرْأَةُ الْمَرْأَةَ فَتَنْعَتَهَا لِزَوْجِهَا كَأَنَّهُ يَنْظُرُ إِلَيْهَا</p>
<p align="justify"><em>“Janganlah seorang wanita bergaul dengan wanita lain lalu ia mensifatkan wanita itu kepada suaminya sehingga seakan-akan suaminya melihatnya.”19</em></p>
<p align="justify">Tahukah engkau mengapa hal itu dilarang?!</p>
<p align="justify">- Termasuk kesalahan adalah apa yang dilakukan sebagian besar istri ketika suaminya baru kembali dari bekerja. Belum lagi si suami duduk dengan enak, ia sudah mengingatkannya tentang kebutuhan rumah, tagihan, tunggakan-tunggakan dan uang jajan anak-anak. Dan biasanya suami tidak menolak pembicaraan seperti ini, akan tetapi seharusnyalah seorang istri memilih waktu yang tepat untuk menyampaikannya.</p>
<p align="justify">- Termasuk kesalahan adalah memakai pakaian yang paling bagus dan berhias dengan hiasan yang paling bagus ketika keluar rumah. Adapun di hadapan suami, tidak ada kecantikan dan tidak ada perhiasan.</p>
<p align="justify">Dan masih banyak lagi kesalahan lain yang menjadi batu sandungan (penghalang) bagi suami untuk menikmati kesenangan dengan istrinya. Istri yang cerdas adalah yang menjauhi semua kesalahan itu.</p>
<p align="justify">Footnote:</p>
<p align="justify">1Riwayat Muslim dalam <strong>Al-Masajid</strong>: (bab Fadlul Julus fil Mushallahu ba’dash Shubhi wa Fadlul Masajid)<br />
2Diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud, dishahihkan oleh Al Albany, lihat “<strong>Irwaul Ghalil</strong>“, no. 1269 dan “<strong>Shahihul Jami’</strong>” no. 6149<br />
3Lihat kitab “<strong>Kaif Taksabina Zaujak</strong>?!” oleh Syaikh Ibrahim bin Shaleh Al Mahmud, hal. 13<br />
4Riwayat Ahmad dan Tirmidzi, ia berkata: Hadits hasan gharib. Berkata Al Albany: “Hadits ini sebagaimana dikatakan oleh Tirmidzi.” Lihat takhrij “<strong>Misykatul Masabih</strong>” no. 5019<br />
5<strong>Al Masyakil Az Zaujiyyah wa Hululuha fi Dlaw`il Kitab wa Sunnah wal Ma’ariful Haditsiyah</strong> oleh Muhammad Utsman Al Khasyat, hal. 28-29<br />
6Riwayat Ahmad dan Tirmidzi, dishahihkan Al Albany, lihat “<strong>Shahihul Jami`us Shaghir</strong>” no. 5294<br />
7Riwayat Thabrani dan Hakim dalam “<strong>Mustadrak</strong>“nya, dishahihkan Al Albany <em>hafidhahullah</em> sebagaimana dalam “<strong>Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah</strong>” no. 288<br />
8Lihat kitab “<strong>Al Kabair</strong>” oleh Imam Dzahabi hal. 173, cetakan Darun Nadwah Al Jadidah<br />
9Riwayat Ibnu Nuaim dalam “<strong>Al Hilyah</strong>“. Berkata Syaikh Al Albany: “Hadits ini memiliki penguat yang menaikkannya ke derajat hasan atau shahih.” Lihat “<strong>Misykatul Mashabih</strong>” no. 3254<br />
10Hadits lemah, diriwayatkan Hakim dan dishahihkannya dan disepakati Dzahabi. Namun Al Albany mengisyaratkan kelemahan hadits ini. Illatnya pada Ibnu Sukhairah dan pembicaraaan tentangnya disebutkan secara panjang lebar pada tempatnya, lihatlah dalam “<strong>Silsilah Al Ahadits Ad Dlaifah</strong>” no. 1117<br />
11Semuanya dari riwayat Bukhari dalam shahihnya kitab “<strong>Manaqibul Anshar</strong>“, bab Tazwijun Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Khadijah wa Fadluha radliallahu ‘anha.<br />
12Semuanya dari riwayat Bukhari dalam shahihnya kitab “<strong>Manaqibul Anshar</strong>“, bab Tazwijun Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Khadijah wa Fadluha radliallahu ‘anha.<br />
13Semuanya dari riwayat Bukhari dalam shahihnya kitab “<strong>Manaqibul Anshar</strong>“, bab Tazwijun Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Khadijah wa Fadluha radliallahu ‘anha.<br />
14Diriwayatkan Ahmad dalam Musnadnya 6/118 no. 24908. Aku katakan: Al Hafidh Ibnu Hajar membawakan riwayat ini dalam “<strong>Fathul Bari</strong>“, ia berkata: “Dalam riwayat Ahmad dari hadits Masruq dari Aisyah.” Dan ia menyebutkannya, kemudian mendiamkannya. Di tempat lain (juz 7/138), ia berkata: “Diriwayatkan Ahmad dan Thabrani.” Kemudian membawakan hadits tersebut. Berkata Syaikh kami Abdullah Al Hakami <em>hafidhahullah</em>: “Mungkin sebab diamnya Al Hafidh <em>rahimahullah</em> karena dalam sanadnya ada rawi yang bernama Mujalid bin Said Al Hamdani. Dalam “<strong>At Taqrib</strong>” hal. 520, Al Hafidh berkata: “Ia tidak kuat dan berubah hapalannya pada akhir umurnya.” Al Haitsami bersikap tasahul (bermudah-mudah) dalam menghasankan hadits ini, beliau berkata dalam <strong>Al Majma’</strong> (9/224): “Diriwayatkan Ahmad dan isnadnya hasan.”<br />
15Muttafaq alaihi, diriwayatkan Bukhari dalam “<strong>Kitab Bad’il Wahyi</strong>” dan Muslim dalam “<strong>Kitabul Iman</strong>”<br />
16Diriwayatkan Bukhari dalam “<strong>Kitab Al Haidl</strong>“, (bab Tarkul Haidl Ash Shaum) dan diriwayatkan Muslim dalam “<strong>Kitabul Iman</strong>” (bab Nuqshanul Iman binuqshanith Thaat)<br />
17Diriwayatkan Nasa’i dalam “<strong>Isyratun Nisa’</strong>” dengan isnad yang shahih.<br />
18Diriwayatkan Muslim dalam “<strong>An Nikah</strong>” (bab Tahrim Ifsya’i Sirril Mar’ah).<br />
19Diriwayatkan Bukhari dalam “<strong>An Nikah</strong>” (bab Laa Tubasyir Al Mar’atul Mar’ah). Berkata sebagian ulama: “Hikmah dari larangan itu adalah kekhawatiran kagumnya orang yang diceritakan terhadap wanita yang sedang digambarkan, maka hatinya tergantung dengannya (menerawang membayangkannya) sehingga ia jatuh kedalam fitnah. Terkadang yang menceritakan itu adalah istrinya -sebagaimana dalam hadits dia atas- maka bisa jadi hal itu mengantarkan pada perceraiannya. Menceritakan kebagusan wanita lain kepada suami mengandung kerusakan-kerusakan yang tidak terpuji akibatnya.</p>
<p align="justify">Sumber: <strong>الأسرة بلا مشاكل</strong> karya Mazin bin Abdul Karim Al Farih. Edisi Indonesia: <strong>Rumah Tangga Tanpa Problema</strong>; bab <em><strong>Sepuluh Wasiat untuk Istri yang Mendambakan “Keluarga Bahagia tanpa Problema</strong></em>“, hal. 59-82. Penerjemah: Ummu Is<span style="text-decoration:underline;">h</span>âq Zulfâ bintu <span style="text-decoration:underline;">H</span>usein. Editor: Abû ‘Umar ‘Ubadah. Penerbit: Pustaka Al-Haura’, cet. ke-2, Jumadits Tsani 1424H. Dinukil untuk http://akhwat.web.id. Silakan mengcopy dan memperbanyak dengan menyertakan sumbernya.</p>
<p align="justify">http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/untaian-nasehat/sepuluh-wasiat-untuk-istri/</p>
<p class="postinfo">
<p><!-- end STORYCONTENT --></p>
<div class="feedback"><a title="Comment on kumpulan artikel" href="../kumpulan-artikel/#respond"><br />
</a></div>
<p><!-- end FEEDBACK --></p>
<div class="postbottom"><img class="corner" style="display:none;" src="http://s2.wordpress.com/wp-content/themes/pub/rounded/img/bl.gif" alt="" width="15" height="15" /></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heiyaimasu29.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heiyaimasu29.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heiyaimasu29.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heiyaimasu29.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heiyaimasu29.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heiyaimasu29.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heiyaimasu29.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heiyaimasu29.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heiyaimasu29.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heiyaimasu29.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heiyaimasu29.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heiyaimasu29.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heiyaimasu29.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heiyaimasu29.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heiyaimasu29.wordpress.com&amp;blog=7917985&amp;post=25&amp;subd=heiyaimasu29&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/06/29/25/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2af770737a9228f19b3104f571948270?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heiyaimasu29</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s2.wordpress.com/wp-content/themes/pub/rounded/img/bl.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/06/08/20/</link>
		<comments>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/06/08/20/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 02:21:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heiyaimasu29</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heiyaimasu29.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[“Barang siapa taat kepada Allah, maka ia tidak akan kuatir terhadap kekecewaan makhluk.” • “Barang siapa tunduk pada hawa nafsunya, maka ia tidak akan selamat dari kejelekannya.” • “Barang siapa rela tunduk terhadap hawa nafsunya, maka akan banyak orang-orang yang tidak suka padanya.” • “Kemarahan itu terdapat pada orang-orang yang memiliki kehinaan.” • “Pelaku kebaikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heiyaimasu29.wordpress.com&amp;blog=7917985&amp;post=20&amp;subd=heiyaimasu29&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Barang siapa taat kepada Allah, maka ia tidak akan kuatir terhadap kekecewaan makhluk.”<br />
• “<strong>Barang siapa tunduk pada hawa nafsunya, maka ia tidak akan selamat dari kejelekannya.”<br />
• “Barang siapa rela tunduk terhadap hawa nafsunya, maka akan banyak orang-orang yang tidak suka padanya.”<br />
• “Kemarahan itu terdapat pada orang-orang yang memiliki kehinaan.”<br />
• “Pelaku kebaikan itu lebih baik daripada kebaikan itu sendiri. Sedang pelaku keburukan itu lebih buruk daripada keburukan itu sendiri.”<br />
• “Cercaan itu lebih baik dari pada kedengkian.”<br />
• Beliau berkata kepada Al-Mutawakkil, “Janganlah engkau menuntut janji kepada orang yang telah engkau khianati.”</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heiyaimasu29.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heiyaimasu29.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heiyaimasu29.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heiyaimasu29.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heiyaimasu29.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heiyaimasu29.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heiyaimasu29.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heiyaimasu29.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heiyaimasu29.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heiyaimasu29.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heiyaimasu29.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heiyaimasu29.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heiyaimasu29.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heiyaimasu29.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heiyaimasu29.wordpress.com&amp;blog=7917985&amp;post=20&amp;subd=heiyaimasu29&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/06/08/20/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2af770737a9228f19b3104f571948270?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heiyaimasu29</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/06/01/11/</link>
		<comments>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/06/01/11/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 01:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heiyaimasu29</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heiyaimasu29.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[PERUT rata merupakan impian semua orang. Dengan perut rata, Anda tentunya akan semakin percaya diri karena penampilan lebih menarik. Tetapi, manfaatnya tidak hanya itu, perut datar berarti hilangnya lemak sentral, lemak sumber penyakit yang selalu menggelambir di perut. Mendapatkan perut datar, bisa Anda mulai dengan memilih makanan yang memperlancar pencernaan dan mengurangi gas dalam lambung. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heiyaimasu29.wordpress.com&amp;blog=7917985&amp;post=11&amp;subd=heiyaimasu29&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PERUT rata merupakan impian semua orang. Dengan perut rata, Anda tentunya akan semakin percaya diri karena penampilan lebih menarik. Tetapi, manfaatnya tidak hanya itu, perut datar berarti hilangnya lemak sentral, lemak sumber penyakit yang selalu menggelambir di perut. Mendapatkan perut datar, bisa Anda mulai dengan memilih makanan yang memperlancar pencernaan dan mengurangi gas dalam lambung.</p>
<p><strong>Air hangat</strong><br />
Apakah Anda merasa perut Anda besar dan kembung?”Cobalah minum air,” terang Gillian McKeith, seorang pakar nutrisi holistik sekaligus penulis buku You Are What You Eat dan Food Bible: How to Use Food to Cure What Ails You. McKeith merekomendasikan Anda untuk minum air hangat sebelum makan. Tetapi pastikan dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Selain itu, hindari air es.”Air es ini, akan menambah gas dalam lambung Anda,” terang McKeith seperti yang dikutip oleh situs foxnews.</p>
<p><strong>Seledri</strong><br />
Potonglah seledri dan tambahkan dalam daftar diet Anda. Seledri, terang McKeith, mengandung sodium dan kalium yang sangat diperlukan untuk menyeimbangkan kadar air.</p>
<p><strong>Sawi putih</strong><br />
Sawi putih juga akan membantu meredakan perut kembung. Menurut McKeith, sayuran ini mengandung probiotik yang akan menyumbangkan bakteri baik ke dalam perut.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heiyaimasu29.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heiyaimasu29.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heiyaimasu29.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heiyaimasu29.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heiyaimasu29.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heiyaimasu29.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heiyaimasu29.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heiyaimasu29.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heiyaimasu29.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heiyaimasu29.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heiyaimasu29.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heiyaimasu29.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heiyaimasu29.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heiyaimasu29.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heiyaimasu29.wordpress.com&amp;blog=7917985&amp;post=11&amp;subd=heiyaimasu29&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/06/01/11/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2af770737a9228f19b3104f571948270?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heiyaimasu29</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/06/01/8/</link>
		<comments>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/06/01/8/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 01:30:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heiyaimasu29</dc:creator>
				<category><![CDATA[healthy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/06/01/8/</guid>
		<description><![CDATA[Menjaga Kesehatan Mata Billy N. Mata adalah salah satu dari indera tubuh manusia yang sangat kompleks &#38; berfungsi untuk penglihatan. Meskipun fungsinya bagi kehidupan manusia sangat penting, namun sering kali kurang terperhatikan, sehingga banyak penyakit yang menyerang mata tidak diobati dengan baik &#38; menyebabkan gangguan penglihatan sampai kebutaan. Untuk mencegah kebutaan, sebaiknya setiap kali mengalami [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heiyaimasu29.wordpress.com&amp;blog=7917985&amp;post=8&amp;subd=heiyaimasu29&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjaga Kesehatan Mata Billy N.   Mata adalah salah satu dari indera tubuh manusia yang sangat kompleks &amp; berfungsi untuk penglihatan. Meskipun fungsinya bagi kehidupan manusia sangat penting, namun sering kali kurang terperhatikan, sehingga banyak penyakit yang menyerang mata tidak diobati dengan baik &amp; menyebabkan gangguan penglihatan sampai kebutaan. Untuk mencegah kebutaan, sebaiknya setiap kali mengalami gangguan di mata, segeralah berkonsultasi dengan dokter langganannya. Disarankan juga untuk memeriksakan mata setiap tahun ke dokter, bersamaan dengan pemeriksaan kesehatan rutin secara umum. Sehingga, dokter dapat mengobati lebih awal &amp; mencegah penyakit yang lebih parah untuk gangguan-gangguan yang terjadi pada mata yang dapat mengganggu aktivitas sampai menyebabkan kebutaan. Pemeriksaan mata rutin dapat dilakukan lebih sering pada mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit-penyakit mata seperti tekanan bola mata tinggi (glukoma) atau katarak di usia muda. Gangguan penglihatan yang paling sering dialami adalah rabun, dapat berupa rabun jauh, rabun dekat yang biasanya dialami mereka yang berusia di atas 40 tahun, atau campuran keduanya. Semua jenis rabun mata pada intinya adalah gangguan memfokuskan bayangan benda yang dilihat. Rabun dapat diatasi dengan menggunakan kaca mata atau lensa kontak. Selain rabun, gangguan penglihatan yang sering dialami adalah astigmatisme, yaitu kelainan pada mata sehingga pancaran cahaya dari 1 titik tidak jatuh pada 1 titik fokus, yang menyebabkan pandangan menjadi kabur. Astigmatisme dapat diatasi dengan kaca mata atau lensa kontak. Rabun &amp; astigmatisme juga dapat diobati dengan kemajuan teknologi yang dapat mengoreksi kelainan mata dengan bedah refraktif menggunakan sinar laser (LASIK) oleh dokter mata, sehingga penderita rabun &amp; astigmatisme bisa terbebas dari penggunaan kaca mata atau lensa kontak. … Baca kelanjutan tulisan ini di http://KonsulSehat.web.id (c)KonsulSehat.web.id</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heiyaimasu29.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heiyaimasu29.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heiyaimasu29.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heiyaimasu29.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heiyaimasu29.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heiyaimasu29.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heiyaimasu29.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heiyaimasu29.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heiyaimasu29.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heiyaimasu29.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heiyaimasu29.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heiyaimasu29.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heiyaimasu29.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heiyaimasu29.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heiyaimasu29.wordpress.com&amp;blog=7917985&amp;post=8&amp;subd=heiyaimasu29&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heiyaimasu29.wordpress.com/2009/06/01/8/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2af770737a9228f19b3104f571948270?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heiyaimasu29</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
